Skip to content
Axior

Memahami Clearance Angle dan Tolerance Class pada Kode Insert

Setelah huruf bentuk, dua posisi berikutnya pada kode insert ISO 1832 adalah clearance angle dan tolerance class. Salah satu harus cocok persis dengan holder Anda; yang lain menentukan seberapa presisi hasilnya.

Kode insert seperti CNMG120408 dibaca posisi per posisi. Setelah bentuk (posisi 1, di sini C), posisi 2 adalah clearance angle (N) dan posisi 3 adalah tolerance class (M). Keduanya sering diabaikan pembeli, padahal salah satu bisa membuat insert tidak muat di holder, dan yang lain berpengaruh langsung ke ukuran akhir benda kerja.

Posisi 2: clearance angle (sudut bebas)

Clearance angle adalah sudut relief yang digerinda di sisi bawah insert – ruang antara insert dan permukaan benda kerja supaya tidak bergesekan.

Kode Clearance angle
N 0° (insert negatif)
C
P 11°
B
A
D 15°

Ini harus cocok persis dengan holder Anda. Holder dibuat untuk menerima clearance angle tertentu – pocket-nya digerinda dengan sudut yang sesuai. Insert N (0°) adalah insert negatif: kedua sisinya bisa dipakai (double-sided), jadi lebih banyak mata potong dan lebih ekonomis, tapi butuh holder negatif dan gaya potong lebih besar. Insert C atau P (positif) hanya satu sisi, gaya potong lebih ringan – cocok untuk mesin kecil, benda tipis, atau boring.

Kalau clearance angle insert tidak cocok dengan holder, insert tidak akan duduk dengan benar di pocket. Ini salah satu dari dua field yang wajib cocok antara insert dan holder (yang satunya lagi: bentuk insert).

Posisi 3: tolerance class (kelas toleransi)

Tolerance class menentukan seberapa presisi dimensi insert itu sendiri dibuat – terutama diameter lingkaran dalam (inscribed circle), ketebalan, dan posisi mata potong.

Kode Tingkat presisi Umum dipakai untuk
M Medium (standar) General turning, roughing sampai finishing biasa
G Presisi tinggi Finishing di mana ukuran akhir kritis
C, E, H Presisi sangat tinggi (ground) Pekerjaan toleransi ketat, biasanya insert kecil
U Utility (paling longgar) Roughing berat, di mana ukuran belum final

Tolerance class tidak harus cocok dengan holder – semua kelas muat di holder yang sama. Yang berubah adalah konsistensi hasil. Insert kelas M yang paling umum sudah cukup untuk sebagian besar pekerjaan. Kalau Anda melakukan finishing dan setiap batch insert baru memaksa Anda meng-offset ulang mesin, naik ke kelas G bisa menghilangkan variasi itu – dengan harga sedikit lebih tinggi.

Contoh membaca

Ambil DNMG150608:

  • D – bentuk 55° rhombic
  • N – clearance 0° (insert negatif, double-sided)
  • M – tolerance class medium
  • G – tipe chipbreaker / lubang (posisi 4)
  • 1506 – ukuran (edge length 15 mm, tebal 6 mm)
  • 08 – nose radius 0,8 mm

Jadi insert ini: bentuk D, negatif, presisi standar. Holder-nya harus dibuat untuk bentuk D dan clearance 0° – ukuran shank dan hand tinggal disesuaikan dengan mesin.

Langkah cepat

Kalau Anda punya kode insert lengkap, alat pencari holder kami sudah membaca bentuk dan clearance angle-nya otomatis dan hanya menampilkan holder yang benar-benar cocok. Ada kode yang tidak yakin cara bacanya? Kirim ke WhatsApp 0815-3344-0777.

Baca juga: Panduan membaca kode insert ISO 1832 · CNMG vs DNMG vs WNMG: perbedaan bentuk insert

Punya kode insert? Cek holder yang cocok langsung dari data katalog.

Cari tool

Artikel lain