Skip to content
Axior

Panduan Membaca Kode Insert ISO 1832

CNMG120408 -- delapan karakter yang terlihat rumit, padahal setiap posisinya punya arti yang pasti. Pelajari cara membaca kode insert ISO 1832 sampai ke ukuran radius ujungnya.

Kalau kode holder ISO 5608 sudah Anda pahami, kode insert ISO 1832 sebenarnya mengikuti logika yang sama – hanya posisi dan artinya berbeda. Panduan ini melengkapi panduan kode holder ISO 5608 dengan sisi insert-nya.

Ambil contoh CNMG120408, salah satu kode insert turning paling umum di industri.

Kode, posisi per posisi

Posisi Karakter Artinya
1 C Bentuk insert
2 N Sudut clearance (relief angle)
3 M Kelas toleransi (tolerance class)
4 G Tipe fixing – lubang baut dan chipbreaker
5-6 12 Panjang sisi potong (edge length)
7-8 04 Ketebalan insert
9-10 08 Radius ujung (corner radius / nose radius)

Posisi 1: bentuk insert

Ini menentukan sudut include (included angle) dari insert:

  • C – rhombic 80°
  • D – rhombic 55°
  • V – rhombic 35°
  • S – square (bujur sangkar)
  • T – triangle (segitiga)
  • W – trigon 80°
  • R – round (bulat)

Bentuk ini harus sama persis dengan pocket holder Anda – insert bentuk C tidak akan pernah pas di holder yang dibuat untuk bentuk D, walaupun ukurannya sama.

Posisi 2: sudut clearance

Sudut relief pada sisi potong insert:

  • N – 0°
  • C – 7°
  • P – 11°
  • E – 20°

Sama seperti bentuk, ini adalah field yang harus cocok persis dengan holder – posisi 4 pada kode holder ISO 5608 harus sama dengan posisi 2 di sini.

Posisi 3: kelas toleransi

Menentukan seberapa presisi ukuran insert (diameter inscribed circle, ketebalan, dan tinggi) dibuat. Kelas M dan G paling umum dipakai untuk insert dengan pin lock atau clamp – semakin ketat kelasnya, semakin presisi (dan biasanya semakin mahal) insert-nya.

Posisi 4: tipe fixing

Menentukan apakah insert punya lubang baut dan chipbreaker:

  • N – tanpa lubang, tanpa chipbreaker
  • R – tanpa lubang, dengan chipbreaker
  • A – dengan lubang, tanpa chipbreaker
  • M – dengan lubang, chipbreaker satu sisi
  • G – dengan lubang, chipbreaker dua sisi

Posisi 5-6: panjang sisi potong

Angka ini menunjukkan panjang sisi potong (edge length) dalam kode standar – untuk insert rhombic 80° (bentuk C), 12 berarti sekitar 12,7 mm.

Posisi 7-8: ketebalan

Ketebalan insert – 04 pada contoh di atas berarti sekitar 4,76 mm.

Posisi 9-10: radius ujung

Radius pada ujung potong insert – 08 berarti 0,8 mm. Semakin besar radiusnya, semakin kuat ujung potongnya untuk pemotongan berat, tapi permukaan hasil potong (surface finish) biasanya sedikit lebih kasar dibanding radius kecil.

Kenapa ini penting saat memilih insert

Tiga field yang harus cocok antara insert dan holder Anda:

  1. Bentuk (posisi 1 di sini = posisi 2 di kode holder)
  2. Sudut clearance (posisi 2 di sini = posisi 4 di kode holder)
  3. Ukuran – panjang sisi insert harus masuk ke dalam maximum inscribed circle pocket holder

Kalau salah satu dari tiga ini tidak cocok, insert bisa saja tidak duduk dengan benar di pocket, atau tidak tertahan dengan kuat – efeknya bisa berupa hasil potong yang buruk, insert cepat aus, atau paling parah, tool patah saat memotong.

Cara cepat cek kecocokan

Daripada membaca kode secara manual setiap kali, alat pencari holder kami melakukan pengecekan ini secara otomatis. Masukkan kode insert Anda, dan sistem akan menampilkan holder yang sudah terverifikasi cocok – lengkap dengan alasan kecocokannya supaya Anda bisa memeriksa sendiri.

Baca juga: Panduan membaca kode holder ISO 5608

Punya kode insert? Cek holder yang cocok langsung dari data katalog.

Cari tool

Artikel lain